Penyakit Ikan yang disebabkan Oleh Faktor Lingkungan

Penyakit Ikan yang disebabkan Oleh Faktor Lingkungan

Oleh Syafrizal

Penyakit adalah gangguan pada fungsi atau struktur organ atau bagian tubuh ikan. Pengetahuan tentang penyakit ikan dirasakan sangat penting manakala wabah penyakit ikan telah menyebabkan kegagalan dan kehilangan yang sangat bermakna. Terdapat beberapa penyakit non infeksi, antara lain : penyakit lingkungan, penyakit nutrisi atau pun cacat karena fakto genetik. penyakit lingkungan dapat mengakibatkan kematian massal penyakit jenis ini bukan penyakit menular.

Penyakit lingkungan disebabkan oleh berbagai macam faktor baik fisik maupun kimiawi diantaranya adalah rendahnya kandungan oksigen terlarut, tingginya kandungan amoniak, nitrit ataupun racun-racun lain yang merupakan hasil ciptaan dan aktivitas manusai yang masuk kedalam perairan

Beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh faktor lingkungan

Gas Bubble Diesease (Penyakit Gelembung Renang)
disebabkan oleh supersaturasi gas terlarut (biasanya nitrogen dan oksigen). Supersaturasi ini dapat diakibatkan oleh blooming alga. keadaan ini mengakibatkan turunnya kadar oksigen terlarut pada malam hari dan supersaturasi pada siang hari. Selain itu gas bubble disease juga dapat disebabkan kebocoran pompa atau sistim katup di hatchery.

Tanda-tanda :
  • tampak gelembung-gelembung gas didalam rongga perut, saluran pencernaan dan beberapa organ (mata, kulit, insang, sirip, mulut, gelembung renang)
  • Eksoptalmia

Efek yang ditimbulkan
  • mengakibatkan terjadinya kematian karena adanya emboli dalam darah dan emfisema jaringan, bisa terjadi kematian mendadak secara massal
  • endema dan degenerasi pada lamela insang
  • kornea mata menonjol
Pencegahan dan penanggulangannya :
  • pergantian air yang cukup
  • menghindari terjadinya blooming alga
  • penggunaan pompa dan sistim jaringan air yang baik dan efisien
  • monitoring rutin kadar oksigen terlarut
  • melakukan penambahan air secara perlahan dan aerasi kuat serta mengupayakan pipa air masuk lebih tinggi dari permukaan air untuk menghilangkan nitrogen
Aspiksia / Hipoksia

Disebabkan oleh rendahnya kandungan oksigen terlarut dalam air. Hal ini berkaitan dengan dua faktor utama yaitu :
  • rendahnya oksigen karena tingginya bahan organik
  • blooming alga dan kemudian alga mati
Tanda-tanda :
  • ikan mendekati inlet dan outlet air
  • mulut terbuka lebar, berenang dibawah permukaan air dan gerakan operculum sangat cepat (megap-megap)
Pencegahan :
  • monitoring kandungan Oksigen terlarut secara periodik atau ketika kandungan oksigen terlarut kritis
  • penyedian aerasi yang cukup, terutama pada saat mendekati titik kritis oksigen
Swimbladder Steress Sydrome (Sindrom gelembung renang)

merupakan malfungsi gelembung renang dan kombinasi dari penanganan berlebihan, ambien suhu tinggi, intensitas cahaya tinggi dan blooming alga. Intesitas cahaya yang tinggi akan memacu pertumbuhan alga yang cepat sehingga memacu terjadinya blooming.

Tanda yang tampak : ada gelembung renang besar didaera antero-dorsal ikan

Efek yang di timbulkan :
sindrom ini mengakibatkan ikan kehilangan kemampuan untuk mengatur gerakan tubuh dan daya apungnya serta berenang miring dengan posisi kepala berada dibawah permukaan air.

Pencegahan :
  • Menggunakan air yang telah di filter
  • mengatur blooming alga
  • aerasi yang cukup kuat untuk mempertahankan larva selalu berada agak jauh di bawah permukaan air.
Alkalosis

Alkalosis terjadi apabila pH air menjadi sangat basa sehingga kandungan tidak dapat di tolerir oleh ikan

Tanda-tanda :
  • kulit ikan keruh seperti susu
  • kulit dan insang rusak
Pencegahan :
dengan cara memonitor pH secara rutin pada media pemeliharaan. nilai pH optimum untuk setiap ikan harus diketahui


0 komentar:

Posting Komentar

Top a 7 day's

Pengikut

Buku Tamu


ShoutMix chat widget

Pengunjung

traffic

Waktu